1. Apa Itu Next.js? Definisi dan Posisinya dalam Ekosistem Web
Next.js bukan sekadar framework React biasa. Ia adalah meta-framework — sebuah kerangka kerja yang dibangun di atas framework lain (React), namun menambahkan lapisan abstraksi, tooling, dan arsitektur yang membuat pengembangan aplikasi web menjadi lebih terstruktur, efisien, dan powerful.
Dikembangkan dan dipelopori oleh Vercel (sebelumnya bernama Zeit), Next.js pertama kali dirilis pada tahun 2016 dengan tujuan utama: menyelesaikan kelemahan React dalam hal SEO dan performa awal pemuatan halaman. React, sebagai library UI murni, hanya bisa merender konten di sisi klien (Client-Side Rendering / CSR), yang membuat mesin pencari kesulitan mengindeks konten dan pengguna mengalami jeda sebelum halaman muncul.
Next.js hadir sebagai solusi dengan memperkenalkan kemampuan Server-Side Rendering (SSR) dan kemudian Static Site Generation (SSG) — dua teknik yang memungkinkan halaman di-generate di server sebelum dikirim ke browser, sehingga konten tersedia sejak permintaan pertama.